Selasa, 24 September 2013

Lomba Apresiasi TBM paudni tarakan



 BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Sistem pendidikan nasional menghadapi tantangan  yang  sangat kompleks dalam  menyiapkan  kualitas sumber daya manusia (SDM)  yang mampu bersaing diera globalisasi, kemudahan memperoleh informasi,kemajuan teknologi yang pesat, dan perubahan kondisi ekonomi yang cepat. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan yang mampu membawa manusia lepas dari berbagai keterbelenggukan. Upaya pemerintah melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangan perserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berhak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang berdemokrasi serta bertanggung jawab”.
Selain itu untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur serta meningkatkan warga negaranya  mengembangkan diri baik kaitannya dengan jasmaniah maupun rohaniah adalah dengan cara membaca dan dalam era globalisasi, diperlukan pndidikan yang mampu membawa manusia lepas dari berbagai keterbelengguan.
Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa, dan rasa, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari cipta, karsa dan rasa tersebut (Ahmadi,2007: 58). Sedangkan menurut Tylor dalam Setiadi (2008: 27), budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat, dan kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Menurut Bond dan Wagner dalam Bafadal, (2008: 192 – 193) mendefinisikan membaca sebagai suatu proses menangkap atau memperoleh konsep – konsep yang dimaksud oleh pengarangnya, menginterpretasi, mengevaluasi konsep – konsep pengarang, dan merefleksikan atau bertindak sebagaimana yang dimaksud dari konsep tersebut. Menurut Soedarso dalam Abdurrahman (2003: 200), mengemukakan bahwa membaca merupakan aktivitas kompleks yang memerlukan sejumlah besar tindakan terpisah pisah, mencakup penggunaan pengertian, khayalan, pengamatan dan ingatan.
Selanjutnya Sutarno (2006: 27), mengemukakan bahwa budaya baca adalah suatu sikap dan tindakan atau perbuatan untuk membaca yang dilakukan secara teratur dan berkelanjutan. Seorang yang mempunyai budaya baca adalah bahwa orang tersebut telah terbiasa dan berproses dalam waktu yang lama di dalam hidupnya selalu menggunakan sebagian waktunya untuk membaca.
Hal ini dijelaskan oleh Fullan (1982) bahwa tujuan utama pendidikan meliputi aspek kognitif berupa keterampilan akademik (membaca dan matematika) dan keterampilan berpikir yang lebih tinggi (kemampuan memecahkan masalah).
Berdasarkan gambaran tersebut, maka pendidikan sebagai faktor esensial bahkan merupakan salah satu elemen yang terpenting dari kehidupan seseorang. Warga negara untuk mengembangakan diri diperlukan sarana untuk meningkatkan budaya baca masyarakat agar terbebas dari keterbelengguan baik dari segi waktu maupun dari segi ruang.
Maka sejalan dengan tiga pilar pembangunan Pemerintah Kota Tarakan dengan program peningkatan sumber daya manusia dan program pencapaian pendidikan dasar 9 dan pendidikan 12 tahun. Dengan terus memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kuantitas dan kualitas guru dan program jam belajar masyarakat Kota Tarakan pada jam 18.00-20.00 yang di lakukan sejak tahun 2003, dimana masyarakat Kota Tarakan diharapkan gemar membaca.     
Maka upaya untuk turut berpatisipasi dalam meningkatkan budaya baca masyarakat Kota Tarakan, Yayasan Pendidikan “ Bani Abbas” Kota Tarakan memandang perlu adanya Taman Bacaan Masyarakat  yang sebutan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia yang terletak atau berlokasi di Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat.

B.       Permasalahan
Dalam menyelenggarakan atau mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia Kota Tarakan yang berlokasi di Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat, mengalami permasalahan sebagai berikut:
1.    Bagaimana cara meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan pontensi lokal melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM)  Cordova Cendekia  di Kota Tarakan.
2.    Bagaimana cara memaksimalkan fungsi Taman Bacaan Masyarakat dengan program-program kerja yang dapat menghidupkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia di Kota Tarakan.

C.      Tujuan
Adapun tujuan penyusunan dalam meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia, adalah sebagai berikut:  
1.    Untuk meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan pontensi lokal melaui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia di Kota Tarakan.
2.    Untuk mengembangkan  pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia dalam rangka meningkatkan budaya membaca masyarakat.
3.    Untuk memaksimalkan fungsi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia dengan program-program kerja di masyarakat.
4.    Untuk memberikan kemudahan mengakses dengan memanfaatkan teknologi dalam mencari bahan bacaaan yang diperlukan bagi pengembangan diri masyarakat.
5.    Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat.

D.      Strategi Pemecahahan masalah
Sebuah Taman Bacaan Masyarakat yang nilai baik jika memiliki tiga unsur. Yakni, memiliki fasilitas penunjang, layanan admistrasi pendukung, dan memiliki program kerja baik. Untuk mendukung unsur diatas butuhkan dua pembagian kegiatan baik didalam  maupun di luar ruangan yang di lakukan TBM Cordova Cendekia dalam memaksimalkan peran Taman Bacaan Masyarakat untuk meningkatkan budaya baca masyarakat antara lain:
  1.  Kegitan di dalam Taman Bacaan Cordova seperti bimbingan belajar, penerbitan buku, kursus,pembuatan buku, dan koleksi busana.
  2. kegiatan di luar seperti kerjasama dengan perpustakaan dan kelompok tani di kota tarakan.














BAB II
PEMBAHASAN

A.      Prosedur Kegiatan
Untuk mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia memiliki ketenagaan dalam memberikan layanan bagi pengunjung, seperti dalam  gambar berikut:

Keterangan :
         ­­                                       = Jalur Instruksi
= Jalur Koordinasi

 
Gambar 2.1 Struktur Ketenagaaan Pengelola TBM Cordova Cendekia










 
            Dalam peningkatan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan pontensi lokal melalui TBM di Cordova Cendekia dikembangkan kegiatan baik didalam ruangan maupun diluar rangka meningkatkan dan memotivasi masyarakat
1.    Kegiatan Didalam Ruang
Dalam menumbuhkan budaya baca  masyarakat dengan TBM Cordova Cendekia terus melakukan berbagai kegiatan di antaranya:
a.    Bimbingan Belajar
Bimbingan belajar merupakan suatu sarana pembelajaran di luar dalam memberikan sekolah yang peserta didik siswa-siswi baik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)  dalam meningakatkan budaya baca di kalangan siswa-siswi TBM Cordova Cendekia memberikan layanan bimbingan belajar agar pengetahuan pendidikan lebih cepat dan tepat.
Sejak awal di bukanya peserta bimbingan belajar pada tahun 2012 bulan nopember di TBM Cordova Cendekia telah memiliki 40 siswa yang tidak lain mulai siswa-siswi SD sebanyak 14 orang, siswa-siswi SMP sebanyak 20 memiliki tenaga pengajar sebanyak 18 orang .
b.   Penerbitan Majalah
Era komunikasi global saat ini sudah barang tentu juga mempengaruhi pengelolaan media massa, termasuk media massa cetak.
Gambar 2.2 Majalah Edisi Pertama TBM Cordova Cendekia
Pada tanggal 2 Mei 2013 bertepatan Hari Pendidikan Nasional di TBM Cordova Cendekia mengeluarkan majalah pendidikan yakni ”Media Edukasi”. Media edukasi secara resmi di akui menjadi satu-satunya majalah pendidikan yang diterbitkan TBM Cordova Cendekia di Kota Tarakan. Untuk itu, TBM Cordova Cendekia memberikan peluang dalam meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan majalah sebagai salah satu karya tulis yang bisa menjawab berbagai keadaan pendidikan di Kota Tarakan baik pendidikan formal dan nonformal.
Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekia adalah satu-satunya Taman Bacaan Masyarakat yang telah menyumbangkan karya tulis yang berupa majalah pendidikan bulanan yang ada di Kota Tarakan. Yang saat ini telah mencetak 1000 eksamplar majalah dari edisi pertamanya.
Untuk edisi pertama majalah edukasi sebagai bentuk kepedulian TBM Cordova Cendekia terhapat peningkatan budaya baca dengan memberikan promo satu eksampler untuk di bagi baik sekolah, pemerintah, swasta dan masyarakat yang ada di Kota  Tarakan, seperti pada tabel sebagi berikut:
Tabel 2.1 Penerima Majalah Edukasi Edisi Pertama
No
Instasi /Perusahaan
Jumlah
1
Sekolah TK, SD/MI, SMP dan SMA/SMK 
115 eksampler
2
Pemerintahan dan Dinas
130 eksamplar
3
Perusahanaan Swasta
70 eksamplar
4
Kelompok Tani
20 eksamplar
5
Oraganisasi dan Masyarakat
30 eksampler

Jumlah
365 eksampler

Dengan promo majalah edukasi tersebut di semua sekolah yang ada di tarakan menerimanya, TBM Cordova Cendekia berharap bisa meningkatkan budaya baca masyarakat melalui majalah di kota tarakan.  Dan sisa majalah edukasi TBM Cordova Cendekia menjualnya seharga Rp.15.000,00 per eksamplarnya untuk membayar biaya pembuatan majalah edisi kedua dan pembayaran gaji karyawan.

c.         Kegiatan Kursus/Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH)
Penyelenggaraan pendidikan kecakapan hidup pada satuaan dan program pendidikan nonformal, utamanya dalam rangka pengentasan  kemiskinan dan penanggulan pengganguran lebih ditekankan pada upaya pembelajaran yang dapat memberikan penghasilan dan bisa berwirausaha.
Dalam meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal melalui TBM Cordova Cendekia sudah dua kali telah menyelenggarakan Pendidikan Kecapakan Hidup (PKH) yakni:
1)        Pada tahun 2009, telah berhasil menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) yang berkaitan dengan Pelatihan Las Listrik dengan jumlah peserta 16 orang. Peserta yang mengikuti PKH tersebut rata-rata sudah berkerja di perusahaan seperti PT.Intaraca Wood maupun berwisausaha.
2)        Pada tahun 2011, telah berhasil menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) yang berkaitan dengan kemajuan teknologi yakni Pelatihan Teknisi Komputer dengan jumlah peserta 25 orang. Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sudah berkerja di instasi pemerintah maupun swasta seperti PERUSDA Kota Tarakan, PT.Intaraca Wood dan sebagian lainnya berwirausaha dengan membuka warnet.
3)        Pada tahun 2013, Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekia rencananya bulan September nanti akan menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Hidup untuk ketiga kalinya, yang berkaitan dengan Desain Grafis dengan jumlah pesertanya 30 orang.



d.        Pembuatan Buku
Besarnya jumlah penduduk di Indonesia khusus Kota Tarakan dengan rendahnya penulis menjadi penyebab kurangnya budaya baca masyarakat. Untuk memberikan motivasi para guru-guru untuk menulis buku dalam menambah jumah yang ada Kota Tarakan. Pada tahun 2013 bulan April TBM menyelenggarakan pelatihan pembuatan buku dengan jumlah peserta 18 orang yang di bina langsung dosen dari Univesitas Brawijaya Malang Prof.Dr. Yudi yang membimbing para penulis buku selama empat hari di TBM Cordova Cendekia  Kota Tarakan.
Dalam meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan TBM Cordova Cendekia sebagai sarana pendukung dalam pelatihan pembuatan buku tersebut. 

e.    Berbelanja Busana di Cordova Colection
Berbelanja busana di Cordova Colection sambil membaca di TBM Cordova Cendekia, program ini untuk mensinergikan pengunjung Cordova Colection dengan pengunjung taman bacaan maka TBM dan toko busana di buat berdampingan denagan Taman Bacaan. Berbagai bunasa yang tersedia antaranya:
1)        Busana Muslim
2)        Pakaian Olahraga
3)        Seragam Dinas
4)        Seragam Sekolah
5)        Alat Bermain: Play Group,TK,TPA, dan lain-lain

2.    Kegiatan Diluar Ruangan
Dalam melaksanakan kampanye meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan majalah dan buku sebagai media informasi, TBM Cordova terus bersinergi dengan Perpustakaan Daerah Kota Tarakan menyediakan judul buku, dan kegiatan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani di Kota Tarakan:
a.                Kerja Sama Dengan Perpustakaan Daerah
Sebagai wujud dalam memaksimalkan fungsi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) baik di  sekolah maupun masyarakat. Maka untuk melaksanakan kegiatan budaya baca masyarakat TBM Cordova Cendekia berkerja sama dengan Perpustakaan Daerah Kota Tarakan untuk mempromosikan buku dan majalah  sebagai media informasi yang tepat untuk masyarakat.
Adapun cara Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia bermitra dengan perpustakaan daerah sebagai berikut:
1)   Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekia dengan majalah edukasi menitipkan dua sampai lima majalah ke  mobil petugas perpustakaan daerah yang sewaktu-waktu memberikan layanan ke sekolah-sekolah dan masyarakat di Kota Tarakan. Dan sebaliknya  Perpustakaan daerah sangat terbantu dengan penambahan bahan bacaannya melalui majalah edukasi.
2)   Menukarkan informasi baik berupa layanan di sekolah-sekolah maupun masyarakat dengan tujuan meningkatkan budaya baca di Kota Tarakan.
b.    Kerja Sama dengan Kelompok Tani
TBM Cordova Cendekia telah melaksanakan kegiatan kelompok tani yang ada di kota tarakan dengan menyediakan bahan bacaan berupa buku-buku dan majalah untuk di pinjam kepada petani  sesuai dengan kebutuhan agar meningkatkan budaya baca di kelompok tani tersebut. Salah satu kegiatan kerja sama Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekia dengan mengandakan penelitian selama tiga bulan dengan kelompok tani Hijau lestari untuk meningkatkan budaya baca dan supaya hasil pertaniaan bisa maju di Kota Tarakan.

B.       Hasil Kegiatan
            Dari hasil kegiatan yang TBM Cordova Cendekia yang melaksanakan berbagai kegiatan baik kegiatan dalam ruangan maupun diluar ruangan, sehingga  diharapkan peran dari TBM di masyarakat dapat meningkatkan budaya baca masyarakat dengan memanfaatkan potensi melalui Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekai Kota Tarakan.

C.      Dampak Kegiatan
            Dari Taman Bacaan Masyarakat Cordova cendekia dalam rangka meningkatkan budaya baca dengan memaksimalkan peran taman bacaan masyarakat di masyarakat, baik layanan didalam ruangan maupun diluar ruangan sehingga semua lapisan masyarakat bisa memanfaatkan dalam buku, majalah,dan informasi. Dampak dari kegitan dalam rangka meningkatkan budaya baca masyarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat Cordova Cendekia diharapkan. 
1.                                                                                        Dalam memberikan pelayanan bahan-bahan bacaaan terhadap:
a.    Perserta Didik PAUD
b.    Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat secara umum
c.    Proses Program Bimbingan Belajar dan Kursus Keterampilan
d.   Perserta Program Pendidikan Luar Biasa Sekolah (PLS)
e.    Perserta Majalah agar Lebih Terampil dalam menyusun majalah
2.    Meningkatkan budaya baca guna membangun masyarakat yang berpengetahuan, berbudaya, maju dan mandiri serta siap menghadapi globalisasi.
3.    Membantu masyarakat dan orangtua/wali dalam memperoleh bahan bacaan secara mudah dan sesuai kebutuhan.
4.    Meningkatnya wawasan dan pengetahuan masyarakat dalam rangka mengembangkan diri.

D.      Kendala yang di Hadapi
Dalam pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat baik segi fasilitas, layanan administrasi, dan pengembangan kegiatan dalam rangka meningkatkan budaya baca masyarakat melalui TBM Cordova Cendekia mempunyai kendala sebagai berikut :
1.    Terbatasnya jumlah dan jenis buku setiap judul koleksi yang tersedia pada TBM.
2.    Belum terpenuhinya keinginan masyarakat untuk meminjam dan membaca buku, majalah, dan koran sesuai kebutuhannya.
3.    Belum tersedianya pelayanan dengan menggunakan internet seperti web site.
4.    Belum dapat membuka cabang untuk penerbitan majalah dan bimbingan belajar yang baik segi tempat dan ruang
5.    Belum tersedianya transportasi yang bisa menjangkau masyarakat luas.
6.    Tidak tersedianya dana operasional untuk pengembangan, peningkatan kualitas SDM pengelola dan petugas, pengadaan sarana dan prasarana dan pembelian buku, majalah dan koran serta insentif petugas

E.       Faktor-Faktor Pendukung
Adapun upaya yang dilakukan yaitu memperluas dan mengembangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia  Kota Tarakan yang di kelolah sejak 1 Januari 2007 dan telah memiliki buku koleksi bidang keaksaran fungsional (KF), cerita, sekolah, teks book, CD, Kamus/ Al-Qur’an dan bacaan lainnya yang meliputi Pendidikan, Agama, Ilmu Admistrasi, Ilmu Komputer, Pemerintahan dan Kemasyarakatan dengan jumlah kurang lebih 2.220 judul dan beberapa judul majalah salah satunya Media Edukasi setiap bulanan terbit, tabloid dan buletin yang dapat diakses dan dibaca oleh peserta program PLS atau program KF, PUAD, pelajar SD, SMP, SMA/SMK, Mahasiswa dan Masyarakat umum.
Dalam memberikan pelayanan bagi pegunjung di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cordova Cendekia telah memiliki sarana yang sebagai penunjang untuk melaksanakan kegiatan yang pada saat ini seperti pada tabel, sebagai berikut:
Tabel 2.3 Daftar Sarana yang dimiliki TBM Cordova Cendekia
No
Sarana
Jumlah
1.
Komputer
15 Unit (1 Unit untuk Adm dan 1 unit Untuk Pengunjung) dan 13 unit untuk pelatihan kursus / pelatihan lainnya
2.
Toilet
Ada 2 ruang menyatu dengan rumah tinggal
3.
Ukuran ruang TBM
Ruang I     : 3 x 6 M
Ruang  II   : 3 x 4 M
Ruang III   : 3 x 4 M
4.
Jumlah rak
Buku Bacaan
4 Rak Kayu
2 Lemari Referensi
5.
Jumlah Judul Bahan Bacaan
2.220 Judul
6.
Jumlah eksemplar Bahan Bacaan
3.434 Eksemplar
7.
Jumlah Meja Baca
2 Buah
8.
Jumlah Kursi Baca
32 Buah
9.
Papan Tulis
4 Buah
10.
Jenis Bacaan
a.       Keaksaraan Fungsional (  KF)
-Tk. Dasar
10 Judul
20 Eksemplar
-Tk. Lanjutan
9 Judul
20 Eksemplar
-Tk. Mandiri
10 Judul
20 Eksemplar
b.      Cerita
-Fisika
166 Judul
233 Eksemplar
-Non Fisika
83 Judul
113 Eksemplar
c.       Sekolah
-SD
65 Judul
99 Eksemplar
-SMP
61 Judul
94 Eksemplar
-SMA
93 Judul
103 Eksemplar  
d.      Teks Book
-Pendidikan
281 Judul
292 Eksemplar
-Adm. Publik
230 Judul
230 Eksemplar
-Otonomi Daerah
107 Judul
117 Eksemplar
-Agama
160 Judul
202 Eksemplar
-Lain-lain
159 Judul
340 Eksemplar
-Komputer/CD
18 Judul
50  Eksemplar
-Kamus/Al-Qur’an
16 Judul
25 Eksemplar
e.       Bacaan Lainnya


Majalah  Media Edukasi Milik TBM Cordova
-Majalah Media Edukasi
 1 Judul
50 Eksamplar
-Majalah Hidayatullah
42 Judul
42 Eksemplar
-Majalah Otoda
23 Judul
30 Eksemplar
-Majalah Hidayah
33 Judul
33 Eksemplar
-Lain-lainnya
156 Judul
398 Eksemplar
           Sumber   :  Adm. TBM Cordova Cendekia
Beberapa jenis program layanan yang TBM Cordova Cendekia  untuk meningkatkan budaya baca masyarakat dengan klasifikasi pengunjung,seperti dalam tabel sebagai berikut:
Tabel 3.4 Klasikalasi Program Layanan TBM Cordova Cendekia
No
Komponen
Jumlah
1
Jumlah Anggota
105 orang
2
Membaca di TBM
186 orang/Bulan
3
Meminjam Bahan Bacaan
228 orang/bulan
4
Mendiskusikan topik bahan bacaan
8 orang/bulan
5
Jenis Kelompok Masyarakat
Petani/Nelayan / Perternak 50 orang/bulan
Buruh 8 orang/bulan
Pelajar/Mahasiswa 145 orang/bulan
Pegawai/PNS/Karyawan Swasta 45 orang/bulan
6
Jenis Kelompok masyarakat yang di layani
Anak-anak 90 orang
Remaja 42 orang
Pemuda 13 orang
Ibu-ibu 25 orang
Bapak-bapak 6 orng
7
Cara menata Bahan Bacaan
Berdasarkan jenis
8
Waktu Layanan
Setiap hari pada jam 10.00-17.00, 19.00-21.20 pada Jam Bimbingan Belajar, dan jam istrahat 12.00-14.30
  Sumber  : Adm. TBM Cordova Cendekia


F.       Alternatif  Pengembangan Budaya Baca
Program pengembangan budaya baca masyarakat melalui pemanfaatan peontesi lokal yang dilakukan taman bacaan masyarakat (TBM) Cordova Cendekia Kota Tarakan untuk meningkatkan minat, kesadaran, kemampuan dan gemar membaca semua elemen masyarakat dan meningkatakan kemudahan masyarakat untuk mengakses atau datang membaca adalah :
1.    Penambahan sarana dan prasarana TBM
2.    Pemasangan internet untuk cyber-library
3.    Penambahan jumlah dan jenis bahan bacaan/pustaka
4.    Reformasi TBM dari segi tampilan fisik perpustakaan agar menambah minat baca masyarakat sehingga membudayakan.
5.    Peningkatan keterampilan dan profesionalisme pustakawan atau petugas dengan mengikutkan diklat pustakawan
6.    Peningkatan pengetahuan pustakawan melalui formal/nonformal.
7.    Memperluas jangkauan pelayanan perpustakaan baik dengan penambahan TBM ataupun dengan penyediaan trasportasi TBM keliling .
8.    Pengembangan TBM terpadu dengan PKBM, LPK, Cordova Collection, Warnet website dan Cafe Cordova.












BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Keberadaan Taman Bacaan Masyarakat ditengah-tengah untuk meningkatkan budaya baca masyarakat dengan pemanafaatan pontensi lokal sangat penting  peranan taman bacaan yang mudah terjangkau atau diakses masyarakat baik dari kelompok pelajar, mahasiswa, petani/nelayan, perternak dan buruh karena dengan membaca orang menjadi luas cakrawala hidupnya, dengan membaca orang terbatas baik dari segi waktu maupun ruang.
Dengan membaca orang memasuki dunia lain bila yang baca yang baik, ia bertemu dengan salah satu pengarang yang baik pula ia akan diajak berbagi rasa tentang pengalaman-pengalamanbatinnya dan berbicara tenteng sesuatu segi kehidupan yang belum diketahui oleh pembaca, maka untuk memotivasi masyarakat untuk datang membaca bahan bacaan yang sesuai kebutuhan masyarakat dan pengembangan model program belajar yang lebih menarik sesuai dengan kondisi masyarakat.
Oleh karena itu, Taman Bacaan Masyarakat dalam rangka meningkatkan budaya baca masyarakat perlu memaksimalkan peran taman bacaan masyarakat di masyarakat baik layanan didalam ruangan maupun diluar ruangan agar pengunjung tidak hanya duduk, baca, diam, dan pulang sehingga tidak mendapatkan manfaat.

B.       Rekomendasi
Untuk meningkatkan budaya baca masyarakat dengan pemanfaatan potensi lokal taman bacaan masyarakat, sangat diperlukan upaya untuk mendorong  lembaga pengelola PAUD, PKBM, LKP dan PKK menyediakan bahan bacaan yang memadai. Misal Peningakatan minat baca orang tua/wali TBM pada lembaga PAUD dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca di kalangan orang tua/wali yang datang mengatar putra-putrinya ke PAUD. Dengan wadah tersebut yang menyediakan bahan bacaan berupaya dalam meningkatkan minat baca orang tua/wali dapat terjadi sekaligus menjalin hubungan yang sinergi antara lembaga PAUD dengan orang tua/wali sebagaimana yang telah kami laksanakan dengan mensinergikan pengunjung TBM dengan pengunjung Cordova Colection, pembuatan Buku baru, bimbingan belajar, kursus komputer, pelatihan pembuatan buku, dan pelatihan Jurnalistik. Diharapkan adanya peran pemerintah daerah dalam hal:
1.        Adanya TBM atau mensinergikan PAUD atau Posyandu dengan TBM disetiap kelurahan
2.        Adanya pembinaan kepada pengelola TBM secara rutin
3.        Adanya Pelatihan dalam pembuatan Majalah untuk menambah bahan bacaan
4.                Adanya program lomba antar TBM atau lembaga Diklusmas minimal setahun sekali
5.                Perlu adanya bantuan operasional bulan kepada pengelola TBM baik berbentuk insentif pengelola setiap bulan atau operasional rutin
6.                Perlu adanya bantuan transportasi guna menjaungkau daerah terpencil 


By budiman